Nilai Bukan Jaminan Sukses
"Nilai bukan jaminan sukses."
"Nilai tidak membuat kita sukses di masa depan."
"Rangking 1 tidak menjamin kesuksesan."
Siapa yang belum pernah mendengar pernyataan tersebut? Sepertinya semua orang pernah mendengar, bahkan akhir-akhir ini mungkin sering terdengar, pasalnya beberapa tokoh publik juga mulai unjuk bicara tentang hal tersebut.
Saya merasa pernyataan tersebut memiliki pengaruh yang besar bagi kehidupan sekolah remaja jaman sekarang. Contohnya, adik saya sendiri. Semenjak mengenal pernyataan 'nilai bukan jaminan sukses,' ia jadi lebih malas belajar dan melumrahkan nilai yang buruk dengan alasan, "lagipula nilai tidak mempengaruhi kesuksesan."
Banyak remaja juga jadi berleha-leha karena menganggap sekolah dan nilai tidak penting, serta tidak memasang target dalam hidupnya. Selain itu, pernyataan tersebut sering disalahgunakan dan beralih makna menjadi sebuah cibiran kepada mereka yang berprestasi hingga menghiraukan perjuangan mereka yang dituntut mendapatkan nilai bagus untuk tetap melanjutkan sekolah.
Saya sendiri tidak menyangkal pernyataan tersebut. Memang, nilai bukan jaminan kita sukses, tapi proses dan cara kita mendapatkan nilai yang ditargetkan itu mengajarkan kita untuk mencapai sesuatu dengan usaha. Sebut saja hal itu adalah sebuah latihan sebelum kita bekerja di masa depan. Dengan nilai kita jadi bisa latihan menyusun target dan mempersiapkan strategi. Bagaimana cara kita memperoleh nilai tersebut dan berapa nilai yang kita targetkan menjadi gambaran tentang yang akan kita lakukan di masa depan untuk mencapai sesuatu.
Sangat disayangkan apabila pernyataan itu terus menyebar dan memengaruhi remaja hingga ada yang menjadikannya sebagai patokan dalam hidup. Karena pada dasarnya, kesuksesan tidak memiliki tolak ukur. Jadi, mari ubah pola pikir kita. Jadikan nilai sebagai latihan untuk sukses!
Komentar
Posting Komentar